Sunday, June 11, 2017

SIM, Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari, Hapzi, Prof. Dr. MM, E-Learning , Universitas Mercu Buana 2017

Nama : Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari
Nim : 43115120016
Fakultas / Jurusan : FEB / Manajemen
Dosen Pengampu : Hapzi, Prof. Dr. MM

E-Learning

Pengertian E-learning
Adalah sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan adalah jaringan komputer. Dengan dikembangkannya di jaringan komputer memungkinkan untuk dikembangkan dalam bentuk berbasis web, sehingga kemudian dikembangkan ke jaringan komputer yang lebih luas yaitu internet.
Efektivitas E-Learning Dalam Proses Pembelajaran
E-Learning seperti dikatakan diatas memang sangat membantu baik bagi pengajar dalam menyediakan materi pelajaran, maupun bagi siswa dalam mempelajari materi yang diajarkan. Keberadaan E-Learning ini dianggap sangat penting dalam menunjang kurangnya materi pelajaran pada waktu tertentu, misalnya pada saat siswa dispensasi mewakili sekolahnya di ajang tertentu. Karena kesibukkannya latihan sehingga mengorbankan waktunya untuk belajar, siswa tersebut akan ketinggalan materi pelajaran. Untuk itulah E-Learning dapat menjadi alternatif untuk mengejar materi yang tertinggal karena kesibukan latihan.

E-Learning dapat menjadi efektif apabila adanya kerjasama antara pengajar dan siswanya untuk mensukseskannya, tanpa salah satu dari keduanya keberadaan E-Learning tidak akan berjalan secara lancar. Untuk itulah diperlukan komunikasi yang erat antar keduanya. Selain dari itu, efektivitas E-Learning juga didukung oleh keahlian dan kreativitas pengajar dalam meracik materi yang akan disampaikan. Hal ini juga termasuk pada keahlian pengajar dalam mengoperasikan perangkat elektronik.


Terkadang E-Learning juga menjadi beban bagi para pengajar yang belum menguasai operasional perangkat elektronik. Untuk mengatasi permasalahan ini, Dinas Pendidikan terkait banyak melakukan pelatihan bagi guru-guru yang belum menguasai operasional perangkat elektronik, terlebih untuk daerah terpencil. Selain langkah tersebut, para pengajar dapat memanfaatkan situs jejaring sosial untuk bertukar pikiran mengenai pengalaman mengajarnya, seperti di Grup Asosiasi Guru Matematika Indonesia.
Efisiensi Proses Pembelajaran Menggunakan E-Learning
Untuk memperoleh suatu hal diperlukan suatu biaya untuk mendapatkannya, sama halnya dalam proses pembelajaran. Metode E-Learning dapat menekan biaya yang akan dikeluarkan selama proses pembelajaran, misalnya saja dalam proses mengerjakan tugas. Biasanya dalam mengerjakan tugas siswa diharuskan untuk mengerjakannya dalam bentuk Hardcopy dengan mem-print tugasnya tersebut. Akan tetapi dengan adanya E-Learning, tugas pun dapat dikrimkan dalam bentuk Softcopy dengan mengirimkan lewat e-mail. Hal ini tentu dapat menekan biaya untuk membuat tugas.
Menurut Smaratungga, 2009
Manfaat E-learning :
a. Meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan guru atau instruktur (enhance interactivity). 
b. Memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja (time and place flexibility). 
c. Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (potential to reach a global audience). 
d. Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran (easy updating of content as well as archivable capabilities).
Manfaat Bagi Peserta Didik :
Belajar di sekolah-sekolah kecil di daerah-daerah miskin untuk mengikuti mata pelajaran tertentu yang tidak dapat diberikan oleh sekolahnya, 
Mengikuti program pendidikan keluarga di rumah (home schoolers) untuk mempelajari materi pembelajaran yang tidak dapat diajarkan oleh para orangtuanya, seperti bahasa asing dan keterampilan di bidang komputer, 
Merasa phobia dengan sekolah, atau peserta didik yang dirawat di rumah sakit maupun di rumah,  yang  putus  sekolah  tetapi  berminat  melanjutkan pendidikannya, yang dikeluarkan oleh sekolah, maupun peserta didik yang berada di berbagai daerah atau bahkan yang berada di luar negeri, dan
Tidak tertampung di sekolah konvensional untuk mendapatkan pendidikan.
Manfaat Bagi Instruktur :
Lebih mudah melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung-jawabnya sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi, 
Mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna peningkatan wawasannya karena waktu luang yang dimiliki relatif lebih banyak, 
Mengontrol kegiatan belajar peserta didik. Bahkan instruktur juga dapat mengetahui kapan peserta didiknya belajar, topik apa yang dipelajari, berapa lama sesuatu topik dipelajari, serta berapa kali topik tertentu dipelajari ulang, 
Mengecek apakah peserta didik telah mengerjakan soal-soal latihan setelah mempelajari topik tertentu, dan 
Memeriksa jawaban peserta didik dan memberitahukan hasilnya kepada peserta didik. 
Menurut Triluqman, 2007
Kelebihan E-Learning :
Kurangnya interaksi antara pendidik dan peserta didik bahkan antar-peserta didik itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar-mengajar. 
Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis. 
Proses belajar dan mengajarnya cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan. 
Berubahnya peran pendidik dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional. 
Peserta didik yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal. 
Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer). 
Kurangnya penguasaan komputer. 


Friday, June 9, 2017

SIM, Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari, Hapzi, Prof. Dr. MM, Analisa Sistem Informasi Management Pizza Hut , Universitas Mercu Buana 2017

Nama : Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari
Nim : 43115120016
Fakultas / Jurusan : FEB / Manajemen
Dosen Pengampu : Hapzi, Prof. Dr. MM

Analisa Sistem Informasi Management Pizza Hut

1.    Profil perusahaan
Pizza Hut merupakan salah satu perusahaan waralaba yang berdiri pada tahun 1958, dan dinobatkan sebagai “The Best Company to Work For” di Dallas by D magazine (Januari 2000) serta merupakan perusahaan nomor satu dalam rantai distribusi pizza di Amerika menurut Restaurant & Institutions “2001 Choice in Chains” survey. Pizza Hut dikenal sebagai pemimpin pasar dengan penjualan $25 milyar pizza category semenjak tahun 1971. Pizza Hut adalah restoran berantai dan waralaba makanan internasional yang mengkhususkan dalam pizza. Perusahaan ini didirikan oleh dua mahasiswa, Dan dan Frank Carney di Wichita, Kansas. Dia dibeli oleh PepsiCo, Inc. pada 1977. Pizza Hut sekarang ini merupakan restoran pizza berantai terbesar di dunia, dengan hampir 12.000 restoran, kios pengantaran-ambil ke luar di lebih dari 86 negara. Pizza Hut hadir di Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1984, dan merupakan restoran pizza pertama di Indonesia. Saat ini, Pizza Hut sudah dapat ditemui mudah di kotakota besar di seluruh Indonesia.
Di Pizza Hut mempunyai banyak fasilitas yang berbeda di setiap cabangnya yaitu banyaknya meja makan, ukuran tempat atau gedung Pizza Hut tetapi dalam penyajian itu mengutamakan kesamaan rasa dan kelezatan yang sama dari pusatnya maka ada standar taste. Fasilitas yang utama pada saat ini yaitu sistem order atau pesan makanan melalui hotline khsusus dan akan diantar ke rumah. Sebagai tempat makan yang besar atau dapat juga disebut restorant besar maka Pizza Hut banyak sekali costumer yang datang untuk makan disini, apabila semua tempat penuh maka costumer harus mengisi waiting list dan ini sangat membuang – buang waktu costumer sehingga harus menunggu tempat yang kosong dan harus menahan lapar dengan posisi berdiri. Dalam rangka menghadapi kondisi pasar dan persaingan yang selalu dinamis, Pizza Hut menerapkan informasi sistem yang dapat menunjang daya saing, diantaranya berinvestasi pada sistem Point of Sale dan operasi toko secara otomatis serta membuka toko secara on line (www.pizzahut.com) di jaringan internet. Sistem informasi ini dapat digunakan sebagai senjata untuk menjangkau konsumen dimana saja berada, sesuai dengan slogannya yaitu “to be wherever our customer are”, yang pada nantinya tentu saja dapat meningkatkan penerimaan perusahaan.

2.    Analisis Sistem Informasi Manajemen Pizza Hut
Penjelasan mengenai sistem informasi yang digunakan oleh Pizza hut dapat dijelaskan pada uraian berikut.

Tipe sistem informasi yang digunakan oleh Pizza Hut adalah:
-       Operating Support System
Merupakan suatu sistem yang menghasilkan berbagai produk informasi untuk keperluan internal dan eksternal yang menunjang kegiatan operasi.


-       Transaction Processing System (TPS)
TPS yang digunakan oleh Pizza Hut adalah Point of Sale (POS) System, yaitu suatu sistem yang menggunakan terminal elektronik cash register untuk menyimpan dan mengirim data entry penjualan pada semua jaringan yang langsung terhubungi dengan komputer pusat dan dapat diproses untuk keperluan cepat atau periodik. Point of Sale adalah bagian yang paling vital dalam proses operasional, transaksi dengan konsumen yang melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan dan data base perusahaan secara simultan, kemampuan hardware dan software yang dapat diandalkan merupakan faktor kunci kelangsungan operasional. Pada prinsipnya sistem operasional Pizza Hut merupakan aliran kerja yang diterjemahkan secara baku ke dalam proses otomatisasi. Pesanan pelanggan diterima oleh sistem point of sale (order station) yang akan dicatat oleh makaline station sebagai pengumpul data kolektif dari beberapa order station. Kemudian pesanan pelanggan akan diproses langsung oleh kitchen dengan hardcopy document transaksi sebagai perintah kerja. Semua data transaksi akan tersimpan didalam file server, sedangkan driver routing diperlukan sebagai pengawas kegiatan operasional yang akan dipantau langsung oleh headquater melalui jaringan WAN.

-       Enterprise Collaboration System (ECS)
ECS merupakan sistem yang digunakan baik oleh komponen eksternal perusahaan dalam hal ini konsumen untuk berhubungan dengan perusahaan. Sistem ini juga digunakan untuk keperluan koordinasi dan pertukaran informasi di internal perusahaan, misalkan antar outlet KFC atau Pizza Hut akan dihubungkan ke dalam satu jaringan sehingga koordinasi dan pertukaran informasi dapat mudah dilakukan. Pizza Hut menerapkan online order terhadap kosumennya. Layanan online order ini terbagi atas tiga menu, menu pertama adalah log in account untuk para konsumen baik itu konsumen yang reguler ataupun konsumen baru dengan memasukkan kode pin untuk mengetahui jaringan Pizza Hut terdekat. Menu yang kedua adalah demonstrasi pembelian, layanan ini disediakan bagi para pelanggan untuk mencoba melakukan pemesanan online sebelum melanjutkan kedalam transaksi sebenarnya. Dan yang ketiga adalah help features yakni cara perusahaan untuk berkomunkasi dengan pelanggan melalui email dan telepon bebas pulsa. Dengan adanya hal ini maka secara tidak langsung Pizza Hut telah melakukan pendekatan terhadap konsumennya, karena bukan tidak mungkin dengan customer relation management yang dilakukan Pizza Hut akan menciptakan loyalitas tersendiri bagi para konsumennya.

3.    Management Support System
Merupakan sistem yang dapat menyediakan manager end-user akan suatu produk informasi yang menunjang pengambilan keputusan setiap saat.

-       Management Information System (MIS)
MIS yang digunakan pada Pizza Hut adalah Pizza Hut’s Field Management System yang menyediakan aplikasi yang dapat membantu store manager dalam business forecasting, inventory management dan human resources management. Aplikasi ini akan berupa suatu bentuk pelaporan yang selanjutnya digunakan oleh perusahaan dalam penentuan atau pengambilan keputusan pada sistem penunjang keputusan.

-       Decision Support Sistem (DSS)
DSS menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi manager end-user secara interaktif dengan menggunakan berbagai model analisis, simulasi dan lain sebagainya. Bagi Pizza Hut sendiri penggunaan DSS terlihat ketika setiap store manager dapat memonitor performance omput secara langsung dan interaktif, juga dilengkapi dengan management tool analysis dalam menganalisa business forecasting dan manajemen persediaan.
Penggunaan omput informasi berbasis omputer (Computer-Based Information System) yang digunakan oleh Pizza Hut akan menimbulkan dampak yang positif bagi perusahaan atau baik untuk mendukung keseluruhan kegiatan perusahaan terlihat pada masing-masing bidang yakni:
Menunjang operasi bisnis dalam hal:
Melayani transaksi penjualan
Membantu dalam me-record pembelian pelanggan
Melacak persediaan
Membayar gaji karyawan
Pembelian bahan baku
Mengevaluasi trend penjualan atau sales performance lainnya
Menunjang Keunggulan Strategis (strategic advantage), diantaranya:
1.    Sistem informasi yang digunakan dapat mendukung misi perusahaan dalam hal 100%customer satisfaction.
2.    Melalui website-nya (www.pizzahut.com) konsumen dapat mengorder secara online atau mencari restoran Pizza Hut terdekat (dengan fasilitas layanan store finder) dan juga bisa mendapatkan kupon potongan harga secara gratis melalui situs tersebut. Hal-hal seperti ini dapat menarik pelanggan-pelanggan baru dan menjauhi pelanggan dari restoran kompetitor.
3.    Melalui sistem informasi, Pizza Hut dapat senantiasa melakukan diferensiasi produk melalui competitive recipes, sehingga dapat selalu melakukan perubahan rasa sesuai dengan perubahan selera
pelanggan dan selalu memberikan terobosan baru terhadap terhadap produk-produk Pizza Hut.
4.    Melalui sistem informasi yang digunakan, maka dapat mempercepat delivery order dalam keadaan panas (fresh from the oven) dengan harga yang wajar (value pricedapplication). Sehingga konsumen dapat langsung merasakan kenikmatan asli dari produk-produk yang ditawarkan oleh Pizza Hut dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama dengan harga yang cukup terjangkau.
5.    Sistem informasi POS sangat mudah digunakan untuk mendukung kelancaran
6.    kegiatan operasional perusahaan (user friendly). Oleh karena itu sistem informasi yang digunakan oleh Pizza Hut sangat bermanfaat terhadap keuntungan strategis perusahaan,
Selain dampak positif, dampak negatif akan ditimbulkan oleh penggunaan SIM pada Pizza Hut, ini biasanya terjadi diantaranya Pizza Hut akan kehilangan kepercayaan dari para konsumen yang disebabkan karena berbagai macam, diantaranya penggunaan teknologi internet yang kerap dengan namanya pembobolan sistem oleh seorang hacker, pembobolan sistem informasi manajemen ini bisa berlangsung dan berdampak yang besar bagi perusahaan karena sumber-smber informasi penting telah dicuri,
Yang kedua, Pizza Hut bisa kehilangan kepercayaan dari para pelangan karena kesalahan sistem pada website miliknya, biasanya karena website yang kurang diupdate, sehingga konsumen akan kesulitan untuk mendapatkan informasi yang jelas serta up to date dari Pizza Hut. Padahal informasi ini sangat penting untuk menarik para konsumen.
Yang terakhir dampak negatif dari penggunaan sistem informasi manajemen pada Pizza Hut adalah kerugian yang tidak terduga, disebabkan oleh ganguan yang disebabkan secara sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.


Tuesday, June 6, 2017

SIM, Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari, Hapzi, Prof. Dr. MM, Jaringan LAN dan Provider XL , Universitas Mercu Buana 2017

Nama : Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari
Nim : 43115120016
Fakultas / Jurusan : FEB / Manajemen
Dosen Pengampu : Hapzi, Prof. Dr. MM

JARINGAN LAN DAN PROVIDER XL

LAN
Jaringan ini disebut sebagai jaringan area lokal, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di gedung, sekolah, atau kampus. Dalam jaringan LAN terdapat satu komputer biasanya yang dijadikan server. Fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file. Selain adanya komputer server, ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstasion (client). Pada umumnya teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan
LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik yaitu ukuran, teknologi transmisi dan topologinya. LAN mempunyai ukuran yang terbatas yang berarti sewaktu transmisi data terburuknya dapat diketahui sebelumnya sehingga memudahkan pengaturan jaringan. Teknologi transmisi yang biasa digunakan adalah transmisi kabel tunggal. Pada LAN biasa atau tradisional, kecepatan transmisi sekitar 10-100 Mbps (megabit per sekon) dengan delay rendah (sekitar puluhan mikrosekon) dan faktor kesalahan kecil. LAN modern dapat beroperasi dengan kecepatan tinggi sampai ratusan megabit per sekon. Topologi yang digunakan biasanya topologi bus dan ring dengan teknologi transmisi broadcast. 



XL

Saya menggunakan XL
Alasannya karena Paket Internet yang murah
kekurangan XL :
1. Menelepon ke operator lain mahal
2. Tidak bisa mengecek pemakaian sms
3. Jumlah gratis sms tidak bisa di akumulasi
4. Masa tenggang waktu pengisian pulsa pendek
Kelebihan XL :
1. Paket internet murah
2. Terdapat gratis telfon semua operator ketika pengisian paket internet
3. Jaringan yang benar-benar kuat (tidak lemot)