Tuesday, April 18, 2017

SIM, SOFI HAYU DESBIANA IRDA LESTARI, HAPZI ALI, IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PADA PT. POS INDONESIA, UNIVERSITAS MERCU BUANA, 2017



MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA PT. POS INDONESIA





                                                 

Disusun Oleh :
Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari
43115120016

Dosen Pengampu :
Prof, Dr, Ir, Hapzi Ali, MM, CMA

UNIVERSITAS MERCU BUANA
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Kemajuan teknologi telah diterapkan perusahaan untuk melakukan praktek baru pemasaran dan bisnis. Internet, sebagai bagian dari itu, secara dramatis mengubah bentuk pasar dan bisnis. Pola kehidupan secara bertahap berubah sejak penemuan teknologi internet. Penggunaan e-business adalah salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing manfaat melalui banyak memberi, seperti efisiensi biaya operasional, mencapai pasar lebih cepat, dan area bisnis yang lebih luas.
Internet merupakan sebuah koneksi global dari ribuan jaringan yang dikelola secara bebas (Budi Sutedjo, 2001:2). Internet, sebagai bagian dari kemajuan teknologi, secara dramatis telah membentuk ulang pasar dan bisnis. Konsumen di seluruh dunia ter-exposed akan cara hidup dan konsumsi baru dan menginginkan banyak dari hal-hal yang dilihatnya. Pola kehidupan berangsur-angsur mengalami perubahan sejak tercipta teknologi internet. Bisnis pun mulai mengadopsi internet sehingga mendukung terciptanya sistem e-business.
Banyak perusahaan di Indonesia sekarang dituntut untuk mempersiapkan diri dengan berbagai perangkat e-business sebagai bagian baru dari pola interaksinya dengan pelanggan, pemasok, dan karyawan. Salah satunya adalah PT. Pos Indonesia (Persero), sebagai perusahaan jasa pengiriman ternama di Indonesia.
Perkembangan teknologi khususnya ICT (Information, Communication,Technology) yang demikian pesat, menjadi suatu ancaman sekaligusopportunity business bagi Pos saat ini dan di masa depan.
Bisnis Pos yang harus dilengkapi dengan bisnis berbasis ICT (Information, Communication, Technology) untuk memperkuat dan mempertahankan eksistensiPos.
E-Business merupakan salah satu bisnis dengan prospek besar dan Pos telah memiliki kompetensi di bidang ini, khususnya untuk me-leverage bisnis inti dan menciptakan peluang bisnis baru.

1.2 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem layanan terpadu yang diimplementasi melalui E-bisnis PT Pos Indonesia (Persero) yaitu sebagai penyedia layanan inovasi berbasis teknologi informasi, yang mudah, aman, dan memberikan nilai tambah tinggi bagi pelanggan.



  
















BAB II
PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Profil Perusahaan
a. Sejarah PT.Pos Indonesia
Berdiri pada tahun 1746 kemudian melalui beberapa tahap yang panjangberubah menjadi Persero pada tahun 1995, dengan dasar hukum Undang-UndangNomor 1 Tahun 1995 tentang Perusahaan Perseroan; Peraturan Pemerintah RINomor 5 Tahun 1995 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (Perum) Posdan Giro menjadi Perusahaan (Persero) (Lembaran Negara RI Tahun 1995 Nomor11); Anggaran Dasar PT Pos Indonesia (Persero) yang tercantum dalam aktaNotaris Sutjipto, SH Nomor117 tanggal 20 Juni 1995 tentang PendirianPerusahaan Persero PT Pos Indonesia, sebagaimana telah diubah dengan aktaNotaris Sutjipto, SH Nomor 89 tanggal 21 September 1998 dan Nomor 111tanggal 28 Oktober 1998.

b. Visi, Misi, dan Motto PT.Pos Indonesia
Visi
Menjadi pemimpin pasar di Indonesia dengan menyediakan layanan suratpos, paket, dan logistik yang handal serta jasa keuangan yang terpercaya.

Misi
·         Berkomitmen kepada pelanggan untuk menyediakan layanan yang selalu tepat waktu dan nilai terbaik
·         Berkomitmen kepada karyawan untuk memberikan iklim kerja yang aman, nyaman dan menghargai kontribusi
·         Berkomitmen kepada pemegang saham untuk memberikan hasil usaha yang menguntungkan dan terus bertumbuh
·         Berkomitmen untuk berkontribusi positif kepada masyarakat
·         Berkomitmen untuk berperilaku transparan dan terpercaya kepada seluruh pemangku kepentingan

Motto
Tepat waktu setiap waktu.

c. Produk Pos
•         Kiriman Internasional
•         Filateli
•         Hybrid Mail
•         Ritel
•         Logistik
•         Keuangan
•         Paket Pos
•         Surat Pos








BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Pokok Bahasan
Aplikasi Utama E-business
Aplikasi-aplikasi utama e-business dan hubungannya satu sama laindiringkas dalam arsitektur perusahaan. Aplikasi-aplikasi ini terintegrasi lintas fungsi perusahaan, contohnya seperti Enterprise ResourcePlanning (ERP), Manajemen Hubungan Pelanggan/ Customer RelationshipManagement (CRM), dan Manajemen Rantai Pasokan/ Supply Chain Manajemen(SCM), Enterprise Aplication Integration(EAI), Transaction Processing Systems(TPS), Enterprise Collaboration System (ECS).
 
a. Sistem ERP (Enterprise Resource Planning)
Sistem informasi ERP (Entreprise Resource Planning) merupakan suatusistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.

b.  Sistem Customer Relationship Management (CRM)
Sistem CRM adalah suatu sistem, metodologi, strategi, perangkat lunak(software) dan aplikasi berbasis web yang mampu membantu sebuah perusahaan untuk mengelola hubungannya dengan para pelanggan. CRM terdiri atas tiga unsur pokok yaitu manusia, teknologi dan proses.




c. Supply Chain Management (SCM)
Sistem SCM adalah suatu sistem, metodologi, strategi, perangkat lunak(software) dan aplikasi berbasis web yang mampu membantu sebuah perusahaan untuk mengelola hubungannya dengan para pemasok.

d. Integrasi Aplikasi Perusahaan/ Enterprise Aplication Integration (EAI)
Software EAI memungkinkan para pemakai membuat model berbagaiproses bisnis yang dilibatkan dalam interaksi yang harus terjadi antar aplikasi bisnis. EAI juga menyediakan middleware yang melakukan konversi dan koordinasi data, komunikasi aplikasi dan layanan pesan, serta akses ke berbagai interface aplikasi yang terlibat. Jadi, software EAI dapat mengintegrasikanberbagai kelompok aplikasi perusahaan dengan memungkinkan user bertukar data sesuai dengan peraturan dari model proses bisnis yang dikembangkan oleh user.

e. Sistem Pemrosesan Transaksi/ Transaction Processing Systems (TPS)
TPS adalah sistem informasi lintas fungsi yang memproses data dariterjadinya transaksi bisnis. Transaksi adalah berbagai kegiatan yang terjadi sebagai bagian dari aktivitas bisnis, seperti penjualan, pembelian, penyimpanan, penarikan, pengembalian dan pembayaran.

f. Sistem Kerjasama Perusahaan/ Enterprise Collaboration System (ECS)
ECS adalah sistem informasi lintas fungsi yang meningkatkan komunikasi,koordinasi, dan kerjasama antar anggota tim bisnis dan kelompok kerja. Teknologi informasi, terutama teknologi Internet, memberikan berbagai alat untuk membantu perusahaan bekerjasama untuk mengomunikasikan berbagai ide, berbagi sumber daya dan mengkoordinasikan usaha kegiatan kerjasama sebagai anggota dari proses formal dan informal, tim proyek, dan kelompok kerja yang membentuk organisasi.


3.2 Subyek Informasi SIM
- PT.Pos Indonesia

3.3 SIM Yang Akan Dikomunikasikan
Sistem Electronic Business PT Pos Indonesia (Persero)
E-Business merupakan salah satu bisnis dengan prospek besar dan Postelah memiliki kompetensi di bidang ini, antara lain:

a. Aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP)
PT. Pos Indonesia (Persero) memanfaatkan sistem ERP ini pada operasi,jasa dan distribusi, dengan mempertimbangkan pengoprasian perusahaan pada proses internal melalui manajemen sumber daya manusia perusahaan, akuntansi, keuangan, logistik dan distribusi secara tepat waktu.
ERP dibutuhkan perusahaan untuk bisa mendapatkan efisiensi, kecepatan, dan responsivitas yang dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan di lingkungan bisnis yang dinamis saat ini.
Beberapa contoh aplikasi ERP pada PT. Pos Indonesia adalah untuk
mendukung:
• IT (Information Technology)
Teknologi Informasi sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan di karena adanya pengintegrasian berbagai proses dan entitas bisnis. Esensi dari pengintegrasian tersebut adalah melakukan share terhadap informasi yang dimiliki dan dihasilkan oleh berbagai pihak. Sebagai contoh adalahpengembangan jaringan sebagai alatpenunjang kinerja dari produk-produk EBusiness. Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan IT adalah scaleable solution & open system, ini diperlukan agar sistem setiap saat dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam hal keterkaitan dengan proses bisnis, maka ketepatan IT yang digunakan akan mendorong/menentukan proses bisnis yang excellent.

• Business Process / Proses Bisnis
Proses bisnis merupakan nilai pembeda (distinction) yang menciptakankeunggulan bersaing. Proses bisnis dalam E-Business sangat kental diwarnai oleh IT untuk menghasilkan mutu layanan yang akurat dan excellent. Sebuah proses bisnis yang baik, tentunya selain didukung dengan IT juga harus didukung oleh SDM yang berkompeten dan equipment yang sesuai dengan proses bisnis yang bertalian. Peran SDM tidak saja ditentukan oleh kemampuan teknis semata melainkan juga perilaku yang mencerminkan kerja keras, mandiri, jujur dan teamwork oriented.

• Perfomance Standard / Standar Kinerja
Untuk dapat masuk dan bertahan dalam suatu bisnis minimal harus memiliki standar output yang sama dengan dengan standar yang berlaku umum di industri. Beberapaperformance standard yang berlaku umum tidak terlepas dari faktor-faktor accuracy, speed, efficiency, dan flexibility.

• Targeting
Arahan penggunaan pasar diarahkan berasarkan STP :
Segmentasi
Pembagian segmentasi dilakukan berdasarkan lingkup bisnis serta sumber daya
yang ada di lingkup bisnis PT. Pos Indonesia :
· Lingkup Nasional
· Lingkup UPT
· Lingkup Wilpos

Targeting
Targeting pembagian bisnis mengarah pada lingkup arahan target yang potensial.
· Target para pelaku Bisnis
Bagi para pelaku bisnis mengarah pada private sector yaitu sektor swasta dan bisnis yang berorientasi pada profit.
· Target Government
Untuk target lingkup pemerintah target mengarah pada lembaga pemerintahan, serta mengarah pada instansi pemerintahan. Untuk yang lain target juga terfokus pada perusahaan Nirlaba.
· Individu
Arahan tertarget pada perseorangan seperti constumer individu serta para pengguna teknologi informasi seperti ICT (Information, Communication, Technology).

b. Aplikasi Customer Relationship Management (CRM)
PT. Pos Indonesia (Persero) memanfaatkan sistem CRM secara cukup intensif. Antara lain pemanfaatannya adalah untuk mengelola program-programdibawah ini:
Program e-fila.com. Khususnya dalam forum filateli. Selainmenguntungkan pelanggan, program ini juga menguntungkan PT. Pos Indonesia (Persero), karena dengan demikian dapat mengetahui perilaku pelanggan, melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari pelanggan, merespon permintaan atau keluhan pelanggan dengan cepat dan terarah.
Program Kontak Kami (Gambar 4), yakni bagi pelanggan yang inginmenyampaikan komentar, kritik, saran, pertanyaan atau pengaduan kiriman, kepada pihak perusahaan.

Program Jejak Pendapat (Gambar 5) sebagai sarana untuk berkomunikasidengan PT. Pos Indonesia tentang kiriman maupun informasi Jasa pos Indonesia,yakni melalui Email, Facebook dan Twitter, yang dapat diakses secara langsung dari website PT Pos Indonesia.



c. Aplikasi Supply Chain Management (SCM)
PT. Pos saat ini memiliki outlet belanja produk–produk lengkap khasIndonesia secara online yang bernama Plaza Pos yang dapat diakses melalui alamat website www.plazapos.com. Serta memiliki program e-fila.com yang menjual produk perangko Indonesia (Gambar).

PT. Pos Indonesia memanfaatkan sistem SCM untuk mengelola akun-akunpemasoknya. Pemasok-pemasok utama yang telah disyaratkan mempunyai pengetahuan memadai mengenai sitem informasi dan internetworking, serta mempunyai akses jaringan yang baik, dapat memantau data dan kegiatan pasokan mereka secara online dan realtime. Sedangkan pemasok konvensional yang masih menggunakan telepon atau cash and carry dikelola datanya oleh karyawan mitra utama, dimana transaksi dilakukan.
PT. Pos Indonesia melakukan sosialisasi mengenai program SCM inikepada para pemasok, dan menjelaskan berbagai nilai tambah (added value) antara lain membantu para pemasok mengatur transaksi, adanya prediksi kebutuhan PT. Pos Indonesia yang lebih akurat, dan diperluasnya jaringan kerja dari para pemasok.

d. Aplikasi Integrasi Perusahaan/ Enterprise Application Integration(EAI)
Aplikasi EAI pada PT. Pos Indonesia salah satunya adalah pada layananPlaza Pos yakni pelanggan diminta untuk mengisi Member Area, lalu melakukan submit. Dengan demikian, perusahaan mengetahui informasi pelanggan yang mengunjungi Plaza Pos.

Contoh lain adalah dalam sistem pembelian pelanggan pada program PlazaPos, yang akan membuat permintaan elektronik, setelah permintaan tersebut disetujui secara online oleh pelanggan, pesanan pembelian yang dibuat oleh komputer akan melintas di internet kembali ke perusahaan PT Pos Indonesia.
 
e. Aplikasi Sistem Pemrosesan Transaksi/ Transaction Processing Systems(TPS)
Sistem Pemrosesan Transaksi di PT. Pos Indonesia mendukung programPlaza Pos, contohnya dalam akses pembayaran secara online, yakni aktivitas pemrosesan transaksi dibutuhkan untuk menangkap dan memproses data pelanggan, hingga transaksi pembayaran belanjanya melalui jaringan internet.

f. Aplikasi Sistem kerjasama Perusahaan/ Enterprise CollaborationSystem (ECS)
Sistem kerjasama perusahaan pada PT. Pos Indonesia contohnya dalamhubungan Kemitraan. Kemitraan merupakan kebutuhan yang mendasar dalam aktivitas Probis E-Business, karena hampir tidak mungkin aktivitas bisnis dapat dijalankan tanpa kemitraan. Sebagai contoh dalam aktivitas LimitedCommunication Technology Services (eCom) dimana dalam pelaksanaan diperlukan adanya beberapa kerjasama terhadap perusahaan yang menggunakan jaringan PTSN, CDMA, GSM maka mutlak diperlukan kemitraan dengan pihak perusahaan itu.













BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
1.      Sistem Electronic Business yang dirancang PT. Pos Indonesia (Persero)mampu meningkatkan praktek bisnis jasa dan pemasarannya secara global.
2.      Perangkat Electronic Business mendukung pola interaksi perusahaan PT.Pos (Persero) dengan pelanggan, pemasok, dan karyawannya.
3.      Sistem Electronic Business yang dirancang PT. Pos Indonesia (Persero)mampu menunjang perkembangan industri jasa pengiriman dan belanjasecara online produk kerajinan khas Indonesia di berbagai daerahIndonesia bahkan ke mancanegara.













DAFTAR PUSTAKA

http://www.e-fila.com/
http://www.plazapos.com/
http://www.posindonesia.co.id/index.php
O’brien, James A. 2005. Introduction to Information System. Mc Grow Hill: USA
Oetomo, Budi. 2001. Perspektif e-Business: Tinjauan Teknis, Manajerial, dan
Strategi. Penerbit Andi Yogyakarta: Yogyakarta


Thursday, April 13, 2017

SIM, Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari, Hapzi, Prof. Dr. MM, Sistem Manajemen Database, Universitas Mercu Buana 2017

Nama                           : Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari
N.I.M                           :  43115120016
Fakultas / Jurusan        : Ekonomi dan Bisnis / Manajemen
Dosen Pengampu         : Hapzi Ali , Prof. Dr. MM

1. Sistem manajemen database atau database management system (DBMS) adalah merupakan suatu sistem software yang memungkinkan seorang user dapat mendefinisikan, membuat, dan memelihara serta menyediakan akses terkontrol terhadap data. Database sendiri adalah sekumpulan data yang berhubungan dengan secara logika dan memiliki beberapa arti yang saling berpautan. Contoh SMBD adalah Oracle, SQL server 2000/2003, MS Access, MySQL dan sebagainya.

2. Dalam relational database model, sebuah database adalah kumpulan relasi yang saling terhubung satu sama lainnya. Relasi adalah istilah dalam relational database, tapi kita lebih familiar jika menyebutnya sebagai tabel. Selayaknya tabel yang memiliki kolom dan baris, dalam relational database, kolom (column) disebut attribute, sedangkan baris (row) disebut tuple. Hal ini hanya sekedar penamaan, dan agar lebih gampang, kita hanya akan menggunakan istilah tabel, kolom dan baris dalam tutorial ini, namun jika anda menemui istilah relation, attribut dan tuple, itu hanya penamaan lain dari tabel, kolom, dan baris.
Contohnya, dalam tabel 4.1 : tabel data_mahasiswa, kolom NIM (Nomor Induk Mahasiswa) akan menjadi kandidat yang bagus, karena tidak mungkin ada 2 mahasiswa yang memiliki NIM yang sama. NIM disini disebut juga dengan Candidate Key (Kunci Kandidat).

3.  A. File
File adalah kumpulan berbagai informasi yang berhubungan dan juga tersimpan di dalam secondary storage, secara konsep file memiliki beberapa tipe ada yang bertipe Data terdiri dari numeric, character dan binary. Lalu ada juga file yang bertipe program. Atau Definisi file adalah arsip ataupun data yang tersimpan di dalam komputer.
File di komputer pada umumnya disimpan di dalam suatu folder tertentu tergantung si pemilik komputer tersebut ingin dimana ia menyimpannya, setiap file memiliki ekstensi masing-masing tergantung jenis file itu sendiri. Ekstensi file adalah sebagai tanda yang membedakan jenis-jenis dari file. Contoh dan jenis file serta ekstensinya  :
Berikut ini contoh jenis file dan macam-macam ekstensinya:
System= sys, com, bak, bat, tmp, dan exe.
Video= avi, KV, mpg, mpeg, wmv, 3gp, dan flv.
Dokumen= html, doc, odt, xls, ods, dan pdf.
Suara= wav, rm, mp3, dan midi.
Gambar= jpeg, jpg, gif, png tif dan tiff.
Dan lain-lain.

B. Record
Record adalah kumpulan field yang sangat lengkap, dan biasanya dihitung dalam satuan baris. Tabel adalah merupakan kumpulan dari beberapa record dan juga field. File adalah terdiri dari record-record yang menggambarkan dari satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya seperti file nama barang berisikan data tentang semua nama barang yang ada. Data adalah kumpulan fakta atau kejadian yang digunakan sebagai penyelesaian masalah dalam bentuk informasi. Pengertian basis data (database) adalah basis data yang terdiri dari dua kata, yaitu kata basis dan data. Basis dapat di artikan markas ataupun gudang, maupun tempat berkumpul.

C. Field
Field adalah kumpulan dari karakter yang membentuk satu arti, maka jika terdapat field misalnya seperti NomerBarang atau NamaBarang, maka yang dipaparkan dalam field tersebut harus yang berkaitan dengan nomer barang dan nama barang. Atau definisi field yang lainnya yaitu tempat atau kolom yang terdapat dalam suatu table untuk mengisikan nama-nama (data) field yang akan di isikan.

D. BYTE
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).

E. BIT
Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.  


  
RANCANGAN DESAIN DATABASE PENJUALAN “TOKO XYZ” DENGAN TEKNIK
PERANCANGAN FORMAL’
Entitas / Tabel yang dibutuhkan :
·      Entitas / Tabel Customer

·      Entitas / Tabel Barang

·      Entitas / Tabel Jenis_Barang

·      Entitas / Tabel Transaksi

·      Entitas / Tabel Supplier



Atribut / Field yang dibutuhkan :

Tabel Customer
Field
Type
id_customer
numerik ( 6 ), unik tidak

boleh ada yang sama
nama_customer
text ( 50 )
alamat_customer
text ( 100 )
telepon_customer
text ( 20 )

Tabel Barang

Field
Type
kode_barang
text ( 6 ), unik tidak boleh

ada yang sama
nama_barang
text ( 100 )
id_jenis_barang
numerik ( 6 )
id_supplier
numerik ( 6 )
harga
text ( 15 )

Tabel Jenis_Barang

Field
Type
id_jenis_barang
numerik (6 )
nama_jenis_barang
text ( 100 )

Tabel Transaksi

Field
Type
kode_transaksi
text ( 6 ), unik tidak boleh

ada yang sama
id_customer
numerik ( 6 )
kode_barang
text ( 6 )
tgl_transaksi
datetime
keterangan
text ( 255 )

Tabel Supplier

Field
Type
id_supplier
numerik (6 )
nama_supplier
text ( 100 )
Entity Relationship Diagram ( ERD )



Model Relasi Antar Tabel
*   Primary Key
**    Foreign Key

Sample / Contoh Record Data Customer
id_customer
nama_customer
alamat_customer
telepon_customer



100001
Paijo
Jl Buntu 20 Malang
0341-123456





100002
Tarmini
Jl Gantung 10
031-4567890










Surabaya









Sample / Contoh Record Data Barang








kode_barang

nama_barang

id_jenis_barang

id_supplier
harga

01-0001

Printer Canon IP

1



1

450.000










1700












05-0003

Harddisk Maxtor

2



2

390.000



60 GB












06-0022

Notebook Acer

3



3

8.000.000










TravelMate













Sample / Contoh Record Data Jenis Barang








id_jenis_barang
nama_jenis_barang









1



Printer












2



Hardisk












3



Notebook













Sample / Contoh
Record Data Transaksi









kode_transaksi
id_customer


kode_barang
tgl_transaksi
keterangan
T00001


100001


01-0001


2007-03-27

DP 50%, bayar Rp













225.000

T00002


100001


06-0022


2007-03-27

Bayar Lunas
T00003


100002


01-0001


2007-03-27

Kurang 100.000
T00004


100002


05-0003


2007-03-28

Bayar Lunas

Sample / Contoh
Record Data Supplier









id_supplier



nama_supplier









1



PT Canon Indonesia









2



PT Maxtorindo









3



PT Acer Internasional