Nama
: Sofi Hayu Desbiana Irda Lestari
Nim
: 43115120016
Fakultas
/ Jurusan : FEB / Manajemen
Dosen
Pengampu : Hapzi, Prof. Dr. MM
KANTOR
MAYA
Kantor
Virtual atau Virtual Office adalah sebuah "ruang
kerja" yang berlokasi di dunia internet, di mana seorang individu dapat
menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan untuk melaksanakan bisnis profesional
atau pribadi tanpa memiliki "fisik" lokasi usaha. Kantor virtual
merupakan sebuah bentuk aplikasi layanan perkantoran dalam format virtual yang
bekerja secara online.
Pengaturan operasional dan fungsional suatu kantor virtual memungkinkan pemilik
bisnis dan karyawan untuk bekerja dari lokasi di manapun dengan menggunakan
teknologi komputer seperti PC, laptop, ponsel dan akses internet.
Tujuan
Kantor Virtual timbul
sebagai upaya untuk mewujudkan efisiensi kerja
yang berujung pada penekanan biaya (cost reduction) yang salah satunya adalah
pengurangan penggunaan lingkungan kantor secara fisik. Sebuah kantor virtual
dapat memberikan penghematan yang signifikan dan fleksibilitas dibandingkan
dengan menyewa ruang kantor tradisional. Kantor virtual merupakan implementasi
dari upaya otomasi perkantoran (office automation) yang bertujuan membantu
pemilik atau karyawan perusahaan untuk meningkatkan produktifitas kerja.
Keberadaan kantor virtual seorang pemilik atau karyawan persahaan dapat
“datang” ke kantor secara cepatyang sebetulnya, kedatangan dan kepergian
tersebut berlangsung secara virtual yang tidak secara fisik datang dan hadir di
lingkungan kantor.
Infrastruktur
Mewujudkan suatu kantor
virtual berarti mempersiapkan infrastruktur otomasi perkantoran, melakukan
definisi ulang (redefine) proses kerja kantor, serta mempersiapkan kondisi
karyawan untuk bekerja melalui konsep kantor virtual. Definisi ulang proses
kerja dan persiapan kondisi karyawan tentunya akan melibatkan proses manajemen
yang cukup kompleks, terlebih bagi perusahaan yang selama ini beroperasi dengan
cara tradisional. Sedangkan infrastruktur otomasi perkantoran, meskipun tetap
melibatkan proses manajemen, lebih sering dipandang dari segi teknis
integrasinya. Infrastruktur otomasi perkantoran dapat tersusun
atas tiga jenis aplikasi berikut ini:
Aplikasi perkantoran,
meliputi pengolah kata, pengolah tabel, pengolah slide presentasi.
Aplikasi komunikasi,
termasuk e-mail, messaging, voice-mail, telefon, fax, address book, dll.
Aplikasi kolaborasi,
yang berisi aplikasi manajemen proyek, kalender elektronik, forum diskusi,
aplikasi konferensi dll.
Perkembangan
Aplikasi komersial
pertama dari kantor virtual terjadi pada tahun 1994, ketika Ralph Gregory
mendirikan "Virtual Office, Inc", di Boulder, Colorado.
Perusahaan ini diperluas di seluruh Amerika Utara dan sekarang dikenal
sebagai "Intelligent
Office".
Kini dengan semakin
banyaknya perusahaan yang menyediakan layanan Kantor Virtual, memudahkan
individu untuk mengembangkan usahanya tanpa harus memikirkan infratruktur
otomasi perkantoran. Beberapa perusahaan
kantor virtual telah menyediakan layanan dan bantuan yang terkait
dengan kantor fisik, seperti alamat kantor yang bergengsi, layanan menjawab
telepon profesional dan menyewakan ruang kantor dan ruang pertemuan, dan
lain-lain.
Kantor virtual saat ini
bukan hanya sebagai pemanfaatan ”ruang kerja” di dunia maya, tetapi juga
merupakan aplikasi lengkap termasuk komunikasi profesional.
Layanan Kantor Virtual
Layanan Komunikasi
Kantor Virtual
Resepsionis Jarak Jauh
- Sebuah tim pekerja kantor virtual bekerja menggunakan teknologi Telepon
Integrasi dengan perangkat lunak Komputer untuk menggantikan resepsionis
tradisional.
Asisten Virtual -
Sebuah asisten virtual sering kali merupakan sekretaris bagi yang bekerja dari
rumah, yang jarang bertemu atau bertatap muka dengan klien.
Layanan Jawab / call center beroperasi
dari lokasi terpusat untuk tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah besar
permintaan melalui telepon. Layanan telepon kantor virtual menjembatani kesenjangan
antara Anda dan klien.
Kotak suara adalah
teknologi yang menyimpan pesan suara elektronik.
Gedung Kantor Virtual -
kantor virtual memberi Anda untuk memiliki kantor nyata di kota pilihan Anda,
agar dapat digunakan untuk bertatap muka, rapat, pertemuan dengan karyawan lain
atau relasi.
Layanan Ruang Kantor
Virtual
Alamat Profesional -
Sebuah bangunan bergengsi untuk digunakan sebagai alamat bisnis.
Alamat surat - Alamat
profesional dapat digunakan untuk menerima, mengirim surat tanpa konotasi dari
sebuah PO Box.
Resepsionis – Tenaga
Resepsionis sebagai ”wakil” untuk menerima dan menandatangani paket atau
dokumen.
Bisnis Meeting Space -
Penggunaan ruang pertemuan sesuai dengan permintaan (per jam, harian atau
mingguan) untuk melakukan pertemuan atau rapat.
Sebuah kantor layanan
lengkap virtual akan menyediakan internet broadband, fax, fotokopi, printer,
fitur telepon tingkat lanjut, conference call, video conferencing, lobi / ruang
tunggu dan dapur.
Live Resepsionis
Virtual - Sebuah layanan menjawab virtual adalah sebuah sistem otomatis dengan
resepsionis virtual hidup. Ini jenis layanan dapat dinikmati tanpa membeli
peralatan mahal.
Pengguna umum Virtual
Office:
Hukum Perusahaan
Mediator / resolusi
konflik
Kamar Dagang
Senior manajemen
Perusahaan hipotek
Broker Saham /
perencana keuangan
Koleksi lembaga
Jaringan kelompok
Inkubator
· Pada
dasarnya kantor maya adalah kantor yang tak kasat mata, tetapi di dalamnya
terdapat berbagai kegiatan sebagaimana perkantoran berbentuk fisik. Meski tak
berwujud, karyawan tetap bisa melakukan tugas kesehariannya tanpa harus
nongkrong seharian di kantor.
· Manajer
pun bisa melakukan koordinasi dan komunikasi (briefing atau meeting)
dengan para karyawannya yang tersebar di berbagai tempat. Semuanya tentu dengan
memanfaatkan dunia maya atau internet sebagai medianya.
· Untuk
membuat kantor maya sendiri di rumah memang tak banyak yang dibutuhkan.
Syaratnya, Anda hanya perlu terhubungan dalam komunikasi elektronik. Sementara
untuk mekanisme kerjanya cukup dengan:
1. Menyediakan komputer dan perlengkapan non-komputer.
2. Menyediakan jaringan internet untuk memudahkan akses informasi.
3. Menggunakan konferensi telepon atau video untuk kemudahan komunikasi.
4. Menjadwalkan pertemuan rutin.
5. Melakukan rutinitas kerja seperti biasa.
· Bisa
sewa
Jika ingin memiliki kantor maya yang lebih prestisius, saat ini banyak
perusahaan yang menyediakan jasa kantor maya. Anda dapat menggunakan layanan
ini karena kantor maya ini juga menyewakan alamat dan lokasi kantor strategis
sehingga Anda mudah untuk menemui para klien.
· Kantor
maya ini umumnya dilengkapi berbagai fasilitas layaknya sebuah kantor
profesional, seperti meeting room, internet cafe, internet access, cafe,
lounge, printing, dan copier. Selain menyewakan alamat bisnis yang
prestisius, kantor maya juga biasanya menyediakan resepsionis profesional,
nomor telepon, dan faks khusus dengan operator pribadi
dan greeting sesuai dengan nama perusahaan penyewa. Telepon masuk
dari klien juga dapat ditransfer langsung ke nomor pribadi atau ponsel penyewa.
· Dengan
adanya konsep kantor maya ini, penghematan biaya kantor dimungkinkan, tetapi
profesionalitas Anda sebagai pelaku bisnis tetap terjaga. Lalu, berapa biaya
sewanya? Memang berbeda-beda, tergantung perusahaan penyedia jasanya. Namun, rata-rata
mulai Rp 250.000 per bulan. Penyewaan ini sudah pasti lebih efisien
dibandingkan bila Anda harus mempunyai kantor sendiri yang lengkap
dengan meeting room dan fasilitas lain.
· Untung
rugi
Selain tak perlu bermacet ria, berkantor secara virtual akan
memberikan lebih banyak waktu untuk karyawan melakukan kegiatan pribadi dan
sosial. Lalu, bagi Anda yang tidak dapat meninggalkan rumah, dapat bekerja
tanpa harus pergi ke kantor. Bagi perusahaan, kantor maya bisa mengurangi biaya
penyediaan fasilitas kantor, seperti ruangan, furnitur, AC, dan peralatan
kantor.
· Meskipun
begitu, virtual office tetap memiliki kekurangan. Pertama, kantor maya
tidak mengenal jam kerja ataupun lembur. Seluruh waktu yang ada adalah jam
kerja sehingga sebuah pekerjaan tidak harus dihentikan karena jam kerja telah
selesai. Hal ini tentu bisa menyita waktu bersama keluarga di rumah.
· Kedua,
ketidakberadaan di kantor resmi biasanya membuat karyawan kurang mempunyai rasa
memiliki terhadap perusahaan. Sebab, jarang terjadi tatap muka antara pimpinan
dan karyawannya. Ketiga, kantor maya membuat tenaga kerja yang dibutuhkan
menjadi berkurang karena banyak pekerjaan bisa dilakukan oleh komputer ataupun
perusahaan penyedia layanan kantor maya.
· (CHIC/Erma
Dwi Kusumastuti)
Sitem Informasi Perkantoran
Modern
Latar Belakang
Manajemen perkantoran
adalah rangkaian aktifitas merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan,
mengawasi, dan mengendalikan hingga penyelenggaraan terhadap suatu hal berjalan
tertib. Dalam perkantoran modern segala kegiatan manajemen perkantoran
dikerjakan dengan menggunakan alat-alat otomasi perkantoran, diantaranya adalah
perangkat komputer dengan berbagai software yang dibutuhkan untuk menjalankan
kegiatan-kegiatan perkantoran, perangkat komunikasi yang memadai, kantor virtual,
organisasi virtual, dan lain-lain.
Sistem informasi
teknologi dibutuhkan dalam manajemen perkantoran modern dalam menjalankan
aktifitasnya, yaitu untuk mencatat segala transaksi yang terjadi dalam kegiatan
perkatoran tersebut, selain itu juga untuk mengolah data-data transaksi
tersebut sehingga menjadi informasi yang lebih berguna berbentuk laporan. Dari
waktu ke waktu informasi mengalami perkembanagan yang sangat cepat seiring
dengan perkembangan ilmu teknologi informasi, dengan berkembangnya teknologi
informasi maka para pengguna informasi semakin mudah memperoleh informasi
sesuai dengan kebutuhan, namun perkembangan tersebut harus di imbangi dengan
perkembangan Sumber daya manusia dan didukung dengan media atau sarana
informasi yang memadai.
Informasi dalam
perkantoran merupakan informasi yang selalu bisa digunakan oleh pelaku atau
personel yang beraktifitas didalam kantor tersebut ataupun berupa informasi
yang sifatnya untuk umum. Dengan bebagai macam jenis maupun tingkat pentingnya
suatu informasi yang harus disampaikan antara sumber-sumber informasi dengan
penerima informasi, maka perlu adaya pengaturan sistem didalam pengelolaan
informasi tersebur, yang biasa disebut sebagai Sistem Informasi Manajemen
Perkantoran. Sistem tersebut bejalan dan berkembang didalam perkantoran dan
merupakan Sumber daya konseptual sangat penting untuk mendukung berlangsungnya
aktifitas perkantoran. Berdasarkan pemaparan diatas kami tertarik untuk
mengkaji lebih dalam mengenai Pemanfaatan teknologi informasi pada suatu
kantor.
Teknologi Informasi
Pengertian teknologi Informasi yang mudah dipahami adalah:
“perolehan, pemorosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi baik yang
berbentuk angka, huruf, gambar, maupun suara dengan suatu alat electrinics
berdasarkan kombinasi antara perhitungan (computing) dan
komunikasi jarak jauh (telecomunications)”.
Perlu diketahui apabila pada masa lalu penanganan infoemasi
mengandalkan pada kertas, artinya semakin banyak informasi semakin banyak
kertas dibutuhkan atau disimpan, sedangkan sekarang, hal itu beralih kepada “impulses” elektrik yang berukuran mini dengan
kemampuan simpan lebih besar dibandingkan kertas; misalnya sekarang atu
disket/floppy dapat memuat atau diisi sejumlah informasi dari satu buku
berukuran sedang. Tidak dipungkiri bahwa peranan kertas akan tetap penting sebagai
media penyajian informasi atau tukar menukar informasi antar manusia atau
oragnisasi (sering diistilahkan sebagai “hardcopy”).
Kantor adalah tempat dan proses penanganan informasi. Dari
pengertian ini dapat dipahami bahwa pekerjaan kantor adalah semua kegiatan yang
bertalian dengan penanganan informasi yang berkaitan dengan bidang tugas dari
kantor/instansi yang bersangkutan. Pengertian teknologi Informasi yang mudah
dipahami adalah: “perolehan, pemprosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi
baik yang berbentuk angka, huruf, gambar, maupun suara dengan suatu alat electrinics berdasarkan kombinasi antara
perhitungan (computing) dan komunikasi jarak jauh (telecomunications)”.
Ada tiga komponen
utama teknologi informasi, yaitu komputer, mikro elektronik, dan
telekomunikasi.
1.
Komputer, yakni mesin elektronik yang mampu untuk membuat
kalkulasi dengan kapasitas yang besar dan sangat cepat.
2.
Mikro elektronik, yaitu rancang bangun (design) penerapan dan
produksi dari peralatan elektronik yang berukuran sangat kecil, terdiri atas
komponen-komponen yang rumit.
3.
Telekomunikasi adalah transmisi informasi melalui kabel atau
gelombang radio.
Peranan Teknologi Informasi
Adanya kemajuan
teknologi, khususnya teknologi informasi mempunyai pengaruh yang besar terhadap
pekerjaan kantor. Pekerjaan kantor dapat dilaksanakan dengan mudah dan cepat.
Di bawah ini dapat dilihat bagaimana teknologi informasi dapat membantu
masing-masing pekerjaan kantor.
1. Penanganan Surat
dan Pembuatan Laporan
Dengan diciptakannya mikro komputer yang sekaligus dapat
berfungsi sebagai word processor, maka dengan
menggunakan komputer semacam ini penyelesaian surat-surat dan laporan sangat
dipermudah, cepat, dan cermat.
Ada tiga jenis dasar word processor :
·
Word-processor yang berperan sendiri dalam hal ini sifat penggunaan word processor independen, dan hanya
digunakan untuk pengolahan teks, terdiri atas keyboard , processor, memory,layar,dan printer.
·
Beberapa word processor digunakan
secara bergabung sebagai suatu sistem, terdiri atas beberapa keyboard dan layarnya yang dihubungkan
dengan komputer sentral yang berfungsi sebagai pusat pengolahan, penyimpanan
dan pencetakan.
·
Beberapa micro computer dengan
tujuan umum di mana digunakan program pengolahan kata (a
word-processing program).
Terdapat beberapa keuntungan dari penggunaan word-processor :
·
Meningkatkan produktivitas dalam pengolahan dokumen, laporan
atau surat, dan sebagainya.
·
Menambah kepuasan kerja
·
Meningkatkan kualitas dan konsistensi hasil akhir (output)
·
Menghemat tenaga
·
Mempermudah mengedit atau mengolah kalimat
·
Mempermudah memperoleh kembali data yangtersimpan
·
Kemampuan untuk mengintegrasikan wordprocessor dengan
komputer-komputer lainnya.
Beberapa kerugian juga ada dalam penggunaan word-processor.
·
Memerlukan perubahan baik tata ruang fisik maupun prosedur kerja
yang ada
·
Memerlukan pelatihan yang memadai
·
Menimbulkan gangguan pada mata karena terlalu banyak di muka
layar
·
Mengurangi kesempatan kerja seperti pekerjaan kesekretariatan.
2. Komunikasi
Perkantoran
Komunikasi dapat diartikan sebagai proses penyampaian pesan dari
seseorang kepada orang lain melalui saluran. Komunikasi merupakan sarana yang
menghubungkan orang-orang dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
Dengan pesatnya kemajuan teknologi modern, alat-alat komukasi
beraneka-ragam, sarana komunikasi semakin canggih yang kita kenal dengan
telekomunikasi (telecommunication) berasal dari
kata tele artinya pemindahan jarak jauh dan communication yang berarti hubungan. Dalam
pengertian yang sederhana, telekomunikasi adalah cara penyampaian informasi
jarak jauh melalui kabel/kawat listrik atau melalui gelombang radio. Telepon
dan telegram merupakan telekomunikasi yang cukup tua.
Dengan kemajuan
teknologi informasi, maka telekomunikasi makin dipermudah dan dipercepat.
Informasi tidak saja dapat dikirimkan dalam bentuk kata-kata dan sandi-sandi
seperti halnya dapat dilakukan melalui telepon dan telegram, tetapi dapat
dikirim dalam bentuk tulisan, angka, maupun gambar. Berkat kemajuan teknologi
informasi tersebut, sekarang jenis komunikasi yang termasuk ke dalam
telekomunikasi makin bertambah jumlahnya.
3. Pengiriman Surat
Setelah berkembangnya teknologi informasi yang diterapkan pada
telekomunikasi, pengiriman surat, terutama pengiriman surat jarak jauh,
dilakukan dengan pesawat elektronik, karena itu dikenal nama Pos
Elektronik (Electronic Mail). Karakteristik utama dari electronic mail adalah transmisi informasi dari
satu tempat ke tempat lain atau dari seseorang kepada orang lain dengan
menggunakan metode elektronik penangkapan, pentransmisian, dan penyampaian
informasi. Karena informasi disampaikan secara visual, maka teks aslinya tidak
perlu dikirimkan. Yang termasuk ke dalam pos elektronik adalah teleks,
faksimile, dan komunikasi antar komputer.
4. Tata laksana Arsip/Filing
Komputer mikro sangat membantu dalam hal pelaksanaan pekerjaan
mengarsip/filing warkat-warkat. Arsip yang semula berupa
tumpukan kertas dan disimpan di gedung arsip, sekarang arsip dapat disimpan di
dalam disket-disket, CD, flashdisk. Dengan
demikian penyimpanan arsip sekarang beralih kepada penyimpanan dan
pemeliharaan yang memerlukan tempat jauh lebih sedikit dari pada gudang
arsip dalam bentuk kertas.
Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Perkantoran
Dalam memperkirakan
pengaruh teknologi informasi terhadap perkantoran ada beberapa perspektif
(harapan) yang perlu dipertimbangkan:
1. Implikasi umum
(aspek sosial, ekonomi, dan sebagainya)
·
Investasi di bidang teknologi mungkin akan menimbulkan
persoalan-persoalan seperti kebosanan, keterampilan berulang-ulang yang
digunakan, serta kehilangan kepuasan kerja.
·
Pekerjaan perkantoran akan banyak mengalami perubahan.
·
Pekerjaan-pekerjaan yang bersifat rutin cenderung diambil alih
oleh mesin.
·
Proses dan pengiriman informasi akan semakin cepat.
·
Pekerjaan rutin kantor akan lebih efektif.
·
Keluwesan pelayanan perkantoran dimungkinkan karena ditunjang
oleh berbagai variasi peralatan yang tersedia.
·
Komunikasi bisnis internasional akan dilakukan oleh
kantor-kantor kecil sekalipun.
2. Implikasi terhadap
karyawan kantor
a. Keuntungan:
·
Mendorong untuk belajar keterampilan baru.
·
Pekerjaan-pekerjaan yang menjemukan dapat dialihkan ke mesin-
mesin.
·
Lebih mempermudah dan mempercepat penanganan informasi.
·
Lebih mudah dan cepat dalam memperbaiki kesalahan-kesalahan.
·
Bertambahnya kesempatan dalam bidang pemeliharaan peralatan
elektronik, programmer dan rekayasa software .
·
Kesempatan untuk memperpendek hari kerja setiap minggu.
·
Lebih sedikit pekerjaan
b. Kerugian:
·
Cenderung karyawan menjadi “ machine-minders ”.
·
Masalahkesehatan sebagai ekses dari peralatan seperti layar,printer , dan sebagainya.
·
Kehilangan kontak personal, karena penyampaian informasi
dilakukan oleh mesin.
·
Implikasi terhadap pemberi kerja.
·
Memerlukan waktu untuk perubahan dari sistem manual ke sistem
elektronik.
·
Menimbulkan keresahan pada sementara karyawan pada tahap
penerapan.
·
Tidak seluruh software yang
tersedia pasti sepenuhnya memenuhi kebutuhan.
Jadi secara
keseluruhan keuntungan yang dapat dperoleh perusahaan atau kantor dengan adanya
teknologi perkantoran adalah :
·
Penghematan biaya untuk gaji karena berkurangnya pegawai yang
dibutuhkan.
·
Harga teknologi baru ini relatif murah.
·
Penghematan biaya ketatausahaan sebagai akibat penyimpangan data
di-disk tidak memerlukan ruang seluas filing cabinet .
·
Untuk pengambilan keputusan, data dapat diperoleh, diproses,
disimpan, dan dicari secara cepat.
·
Produktivitas meningkat secara cepat.
·
Keluwesan dalam bekerja karena adanya berbagai variasi peralatan
untuk berbagai keperluan.
·
Meningkatnya komunikasi antara para eksekutif secara individual
dari kantornya.
Otomatisasi Kantor
Otomatisasi Kantor (Office Automation)
atau OA adalah Penggunaan alat elektronik untuk memudahkan komunikasi formal
dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dengan orang-orang
di dalam dan di luar perusahaan untuk meningkatkan produktivitas.
Otomatisasi Kantor
merupakan sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan
proses pelaksanaan pekerjaan demi meningkatkan produktifitas pekerjaan. Asal
mula otomatisasi kantor di awal 1960-an, ketika IBM menciptakan istilah word processing untuk menjelaskan kegaitan devisi
mesin tik listriknya. Bukti nyata, pada tahun 1964, ketika IBM memasarkan mesin
yang disebut Magnetic Tape/Selectric Typewriter (MT/ST)
yaitu mesin ketik yang dapat mengetik kata-kata yang telah direkam dalam pita
magnetik secara otomatis.
Para pengguna OA :
·
Manajer, orang-orang yang bertanggung jawab mengelola sumber
daya perusahaan, terutama SDM.
·
Profesional, menyumbangkan keahlian khusus yang membedakan
mereka dengan sekertaris dan pegawai administrasi.
·
Sekertaris, ditugaskan oleh professional untuk melaksanakan
berbagai tugas seperti menangani korespondensi, menjawab telepon dan mengatur
jadwal pertemuan.
·
Pegawai administrasi, melaksanakan tugas-tugas untuk sekertaris,
seperti mengoperasikan mesin fotokopi, menyusun dokumen, menyimpan dokumen,
dll.
Tujuan otomatisasi
kantor
Otomatisasi kantor
dimaksudkan untuk mempermudah pekerjaan dan memperpendek jarak dan waktu. Untuk
lebih jelasnya, tujuan otomatisasi kantor adalah:
1.
Pemanfaatan yang seefisien mungkin atas uang, tenaga kerja,
material, waktu dan mesin atau alat-alat kerja.
2.
Pemeliharaan kecepatan dan ketepatan prosedur kerja.
3.
Meningkatkan produksi.
Aplikasi Otomatisasi
Kantor
·
Pengolahan Kata (word Processing).
Penggunaan alat
elektronik yang secara otomatis melaksanakan banyak tugas-tugas yang diperlukan
untuk menyiapkan dokumen yang akan diketik atau dicetak.
contoh: Microsoft Word, Word Perfect, Open Office, dll
·
Surat Elektronik (electronik mail).
Penggunaan jaringan
komputer yang memungkinkan para pemakai mengirim, meyimpan dan menerima
pesan-pesan dengan menggunakan terminal komputer dan alat penyimpanan.
contoh: yahoo mail,
google mail , dll.
·
Voice Mail.
Memerlukan komputer
dengan kemampuan menyimpan pesan audio dalam bentuk digital dan kemudian
mengubahnya kembali menjadi bentuk audio saat dipanggil.
·
Kalender Elektronik (electronik calendaring)
Penggunaan jaringan
komputer untuk menyimpan dan mengambil kalender pertemuan manajer. Manajer atau
sekertaris manajer dapat memasukkan pertemuan-pertemuan, membuat perubahan,
meneelaah kalender itu dengan menggunakan terminal keyboard. Kalender elektronik
sangat bermanfaat bagi manajer tingkat atas yang yang memiliki jadwal pertemuan
yang sangat padat.
·
Konfrensi Audio
Penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat suatu
hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis untuk
melaksanakan konfrensi. Conference call merupakan
bentuk pertama konfrensi audio yang masih digunakan.
·
Konfrensi Video
Penggunaan peralatan
televisi untuk menghubungkan para peserta konfrensi yang tersebar secara
geografis. Peralatan tersebut menyediakan hubungan audio dan video.
·
Konfrensi Komputer
Penggunaan jaringan
komputer untuk memungkinkan para anggota tim pemecah masalah bertukar informasi
mengenai masalah yang akan dipecahkan.
·
Transmisi Faximile (facsimile transmission)
Penggunaan peralatan
khusus yang dapat membaca dokumen pada satu ujung saluran komunikasi dan
membuat salinannya diujung yang lain. FAX berkontribusi pada pemecahan masalah
dengan membagikan dokumen kepada para anggota timpemecah masalah secara mudah
dan cepat.
·
Videotex
Penggunaan komputer
untuk menampilkan pada layar materi narasi dan grafik yang tersimpan.
·
Desktop Publishing
Penggunaan komputer untuk menyiapkan output tercetak yang kualitasnya sangat baik.
Tampilan layar persis sama dengan salinan kertas yang akan dihasilkan oleh
printer laser.
Faktor-faktor yang
mempengaruhi pilihan aplikasi Otomatisasi Kantor
1.
Jenis Organisasi, yaitu seorang manajer diperusahaan dengan satu
lokasi tidak akan mempertimbangkan konferensi audio dan video.
2.
Pilihan pribadi, manajer yang memilih komunikasi tatap muka
tertarik pada konferensi video dan memanfaatkan kalender elektronik.
3.
Sumber daya OA yang tersedia paduan manajer dibatasi oleh sumber
oleh sumber daya OA yang tersedia dalam perusahaan.
Kesimpulan
Sistem teknologi informasi adalah serangkaian proses untuk
memperoleh, mengolah dan mnyebarluaskan informasi dalam satu lingkungan system
organisasi. Teknologi imformasi sendiri dewasa ini sangat dibutuhkan dalam
pengelolaan kantor yang modern,bahkan bukan hanya dalam kantor saja,semua
bidang sudah banyak membutuhkan. Ada tiga komponen utama teknoloogi informasi,
yaitu komputer, mikro elektronik, dan telekomunikasi. Peran teknologi informasi
dalam pekerjaan kantor diantaranya sangat membantu dalam hal penanganan surat
dan pembuatan laporan, komunikasi perkantoran, pengiriman surat
maupun tata laksana arsip/filing. Oleh
karena itu mau tidak mau teknologi informasi pasti berpengaruh terhadap
manajemen perkantoran, setidaknya pengaruh tersebut bisa terlihat secara umum
dari aspek sosial, ekonomi, dan lainnya, serta membawa dampak yabg positifd
maupun negatif terhadap karyawan kantor sendiri. Teknologi imformasi dalam
manajemen perkantoran erat kaitannya dengan otomatisasi kantor, pekerjaan
kantor yang mengalami otomatisasi dengan teknologi informasi diantaranya
pengolahan kata (word processing), surat elektronik
(electronik mail), voice mail., kalender elektronik (electronik calendaring), konfrensi audio. konfrensi
video, konfrensi komputer, transmisi faximile (facsimile transmission),
dan juga desktop publishing.
Saran
Dari uraian pemaparan
diatas, kami bisa memberikan saran sebagai berikut :
1.
Kepada manajer kantor untuk lebih mengefektifkan penggunaan
teknologi informasi yang lebih efektif, karena penggunaan TI tergantung pada
penggunanya sendiri. TI akan sangat membantu dalam pekerjaan kantor dan
mengelola kantor secara lebih efektif dan efisien
2.
Kepada para pengguna TI secara umum, untuk lebih bijak dalam
menggunakan TI, jadikan TI sebagai lahan potensial untuk bisa membangun
kapasitas diri yang lebih baik, bahkan untuk dewasa ini tidak ada hal yang
tidak mungkin dengan penggunaan TI.
3.
Kepada para mahasiswa khususnya mahasiswa Administrasi
P{endidikan untuk lebih mengingkatkan lagi penguasaan dalam bidang teknologi
informasi, hal ini akan sangat berguna pada kompetensi diri secara baik sebagai
bekal untuk mengahadapi dunia kerja.